
Selamat IDUL FITRI
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terbaru
-
100 Tahun Lahirnya Kendaran Rekreasi
-
Rp500 Ribu Untuk Konser Sean Kingston di Jakarta
-
Paris Hilton Raih Gelar Seleb Terburuk
-
Pendiri WikiLeaks Didesak Mengundurkan Diri
-
Wajan Anti Lengket Tingkatkan Kolesterol Anak
-
Nokia akan Luncurkan E7 dan N8
-
Hamil Tua, BCL Pamer Perut di Twitter
-
Julia Gillard tetap PM Australia
-
Mark Hurd Jadi Co-President Oracle
-
Microsoft Klaim Windows Phone 7 Ciptakan Revolusi
Terpopuler
- Kategori
- Gadis 17 Tahun 'Terperangkap' di Tubuh Bayi
- 7 Tips Mempercepat Kehamilan
- Habis Menyalakan Mobil Dilarang Langsung Menyalakan AC
- Nama Seseorang Juga Menentukan Risiko Serangan Jantung
- Ciri Organ Hati Kotor dan Makanan Pembersihnya
- Awas.... Terlalu Doyan Merokok 10 Jari Anda Bisa Lenyap
- Penderita 'Angin Duduk' Jangan Hanya Dikerok
- Semua
Komentar Terbaru
IHSG Hari Ini
Kurs Rupiah
Harga Komoditas
Ngoceh
Kamus Wikipedia
Dukung Kami
| Penduduk China Mulai Cuek pada Pola Makan |
|
|
| Saturday, 31 July 2010 15:26 | |
Padatnya aktivitas dan tekanan hidup membuat kaum muda China cenderung tak memperhatikan pola makan mereka, terlebih untuk diet. "Permasalahan besar yang kini tengah melanda pemuda China yakni mereka melewatkan sarapan, terlambat makan malam, atau terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Semua kebiasaan itu akan mengarah pada beberapa penyakit serius seperti diabetes, hiperlipidemia, dan asam urat," kata Li Suyun, ahli nutrisi senior di Rumah Sakit Shijitan, Beijing. Menurut sebuah survei yang dilaksanakan secara daring oleh China Youth Daily, terbukti separuh dari 21.494 responden mengatakan mereka hanya makan sebanyak dua kali sehari. Di antara para responden itu, sekitar 60% merupakan generasi kelahiran 1980-an dan 24,1%nya berada di usia 30-an. Sebanyak 32,4% menyatakan mereka melewatkan sarapan karena terlalu sibuk bekerja dan 28,1%nya terlambat makan malam. Juga, sebanyak 23,7% lebih memilih mi instan dan biskuit ketimbang makanan reguler. Survei itu menunjukkan gaya hidup yang tak biasa yang disebabkan tekanan hidup untuk belajar dan bekerja lebih keras hingga tak mengindahkan waktu makan. Padahal sarapan dan makan malam merupakan dua konsumsi penting dalam sehari. Maka itu, untuk menyiasatinya, pada dini hari sebelum rutinitas dimulai, Anda dapat mempersiapkan sarapan sederhana, tapi bergizi. Siapkan roti isi yang terdiri atas tomat, timun, sebotol susu, dan dua lembar roti untuk sarapan. Sementara itu, untuk makan siang, Anda bisa menyuplai buah atau sayuran yang bisa langsung dimakan tanpa dimasak, seperti tomat, lotus, wortel, dan timun. Sesibuk apa pun Anda, penting untuk memerhatikan waktu makan supaya tubuh tetap fit dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Jangan sampai Anda justru jatuh sakit dan tak bisa optimal dalam berkegiatan. Sumber - Mediaindonesia Berita Terkait: |
|
| Dibaca : 88 kali |

Daerah
-
Dikira Sudah Meninggal, Mantan Bupati Giany...
-
Enam Komodo di Kebun Binatang Surabaya Tera...
-
29 Persen Pelajar SMU di Malang Pernah Mela...
-
Terlahir Tiga Anak Babi Mirip Monyet
-
2011, Bandara Baru Toraja Mulai Dibangun
-
Satwa Kebun Binatang Surabaya Mati Beruntun
-
Ratusan Anggota Kodam Papua Idap AIDS
Kesehatan
-
Wajan Anti Lengket Tingkatkan Kolesterol An...
-
Efek Buruk Main Teka-teki Silang
-
Kaum Pria Lebih Gampang Hilang Ingatan, Kok...
-
Bahaya Kesehatan Mengintai dari Pupuk Kompo...
-
Pria Gemuk Ungguli Pria Kurus dalam Bercint...
-
Sakit Langka, Bocah Ini 'Dikucilkan'
-
Hindari Pisang Jika Ingin Punya Anak Peremp...

Selebrity
-
Paris Hilton Raih Gelar Seleb Terburuk
-
Hamil Tua, BCL Pamer Perut di Twitter
-
Qory Mengaku Alami Kendala Teknis di Miss U...
-
Pamela Anderson Ajak Fans Syuting di Ranjan...
-
Ke Mana Puteri Indonesia Menghilang
-
Katy Perry Ingin Adopsi Justin Bieber Sebag...
-
Rahasia Populeritas Justin Bieber Di Bukuka...










